23 Agustus 2011

Layla-Majnun: Piring Pecah

Keluarga Layla mengadakan jamuan makan untuk para tetangganya, dan Layla mendapat tugas untuk menyajikan makanan kepada para tamu yang mengantri dengan sudah membawa piring masing-masing. Mengetahui hal ini, tentu saja Majnun langsung bergabung dalam antrian. Tujuan utama Majnun bukanlah untuk memperoleh jamuan makanan seperti tamu lain, melainkan hanya ingin berhadapan langsung dengan pujaan hatinya, Layla. Setiap satu orang berkurang dalam antrian, maka semakin dekatlah jarak antara Majnun dengan Layla. Semakin dekat, debar hati Majnun semakin hebat.


Namun apa yang terjadi? Saat tiba giliran Majnun, bukannya mengisi piring yang dibawa Majnun dengan makanan, Layla justru langsung menyerobot piringnya dan membanting memecahkan piringnya. Melihat kejadian tersebut, keluarga Layla sangat gembira, tentu saja karena mereka tidak setuju dengan hubungan antara Layla dan Majnun. Mereka pikir, pasti Layla sudah membenci Majnun yang menurut banyak orang sudah gila.

Benar saja, dipermalukan di depan umum seperti itu Majnun justru malah tersenyum senang, mukanya berseri-seri. Orang-orang bingung melihatnya, karena mereka tidak tahu apa sebenarnya maksud Layla memecahkan piring Majnun. Hanya Majnun yang tahu kalau Layla melakukannya dengan maksud agar Majnun bisa mengulang mengantri dan selanjutnya tentu akan bertatap muka kembali dengannya.

Kekasih adalah yang memahami bagaimanapun dirimu...
“Majnuuuunn...,majnun!”

0 comments:

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu di sini..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More