Untuk apa kudatangi,
mendengar langkahku saja kau pergi..
Untuk apa kudatangi,
aku tak perduli saja kau datang sendiri..
Untuk apa kumencari,
tanpa sadar kau sudah dalam diri..
Untuk apa kumencari,
ngalor-ngidul-ngetan-ngulon
kau penuh-sesaki..
Untuk apa merasa sepi,
tanpa suara kau selalu membisiki..
Untuk apa merasa sepi,
tanpa bentuk kau selalu menemani..
Untuk apa kupuji,
sementara kelakuan orang-orang tentangmu
membuatku ingin mencaci-maki..
Lalu untuk apa ini kutulisi?



0 comments:
Posting Komentar
Tinggalkan jejakmu di sini..