31 Januari 2009

Ketika Sang Kebenaran Menggoda

Apa yang kau lakukan ketika jiwa menyuapi kebenaran?
Jawab: "Kusumpal mulutku dengan dua tangan!"

Apa yang kau lakukan ketika hati membisikkan kebenaran?
Jawab: "Kututup telingaku rapat-rapat!"

Apa yang kau lakukan ketika pikiran menunjukkan kebenaran?
Jawab: "Kupejamkan mataku sampai gelap!"

Lalu siapa yang menemanimu?
Jika jiwa tak kau resapi?
Jika hati tak kau dengarkan?
Jika pikiran tak kau lirik?

Mungkinkah kau ditemani nafsu?
Bukankah nafsu tak membawamu pada kebaikan?

Semoga Sang Kebenaran selalu menggoda..

5 comments:

Nyacak..

Durung ana sing comment.,ngisi dewek bæ lah..

Kebenaran seperti apa neh yang diyakini??

kebenaran tu relatif...(kyk teori relativitas aja ni..)
kebenaran tu sswt yg diyakini oleh org itu sendiri..
terkadang kebenaran yang baru kita dengar sangat sulit dipercaya..
jika kebenaran itu sesuai seperti apa yang kita yakini, atau terkadang membuat hidup kita lebih mudah/menyenangkan/bahagia...
maka kebenaran akan sangat mudah kita terima..
tapi jika kebenaran itu membuat kita resah/takut/gelisah/susah,,
maka kita akan tutup telinga akan kebenaran itu...
jadi,,bagaimana kita seharusnya menyampaikan kebenaran pada orang lain??,
berbohong?
menjanjikan sesuatu?
aneh,!
200912530

@Anonim 1: Alhmdlh, klo g slah sudah dijawab..

@Anonim 2: Kebenaran tu sbenarnya tdk relatif, hanya ada satu kebenaran mutlak: ALLAH SWT.
Dan bila ada yg mengatakan sperti itu, maka sbenarnya dia hanya ingin membenarkan perbuatannya sndri demi kepentingan pribadi..
Sampaikanlah kebenaran dengan kebenaran pula, jgn dgn brbohong atau mnjnjikan sswtu, itu akan menodai kebenaran yg ingin kita smpaikan.. Wallhu'alam, trimakasih..

gmna klo yang slalu nggoda ku setan Jal??

ni pujai..

Posting Komentar

Tinggalkan jejakmu di sini..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More